Fedora Core 4

Aug 13, 2005 by

Sebenernya, udah lama mau install Fedora Core, mulai dari yang 1 sampe terakhir, 4, enggak pernah kesampe’an, karena memang sibuk ditambah lagi nyari source installernya yang susah. Download?? beuhh…dengan koneksi internet yang super duper lelet, mungkin baru sebulan bisa ke-download. Beli CDnya?? ahahaha…kagak ada waktu buat keluar kantor.

Baru hari ini bisa. Teman saya dengan ikhlas dan sukarela meminjamkan FC4-nya, yang juga boleh minjam dari temannya. Dengan ijinnya pula, saya meng-kopi CD tersebut untuk keperluan saya.

Usaha pertama, Update RH9 yang sudah terinstall sebelumnya. Karena komputer saya sudah terinstall RH9, ditambah lagi, FC4 menyediakan tools untuk upgrade RH9 ke FC, maka saya memilih metode update. Proses instalasi berjalan lancar sampai akhir. Namun ketika memulai x windows, blah!! tak ada apa2!! hanya cursor dan panel bar dibawa layar yang tampak. Saya coba set melalui text-command, tetep tidak berhasil. Thus, saya menyatakan gagal!!

Usaha ke 2, fresh-Instalation. Sampai akhir proses, termasuk probing hardware, berjalan dengan mulus. Tak ada kendala yang berarti. Dan Alhamdulillah…semua berjalan dengan lancar. Tinggal nambahin aplikasi-aplikasi yang saya perlukan, terutama php-editor!!!

Setelah itu, mencoba boot loadernya, kebetulan saya memakai grub, apakah OS lainnya bisa di boot??…ahhh…ternyata lancar!! So, semua proses instalasi berjalan lancar. Hanya aplikasi-aplikasi yang diperlukan saja, yang belum diinstall. That will be next week list-to-do.

Dan sekarang…exploring new OS…

Berikut hal2 yang saya lakukan sebelum melakukan upgrade/fresh-installation pada komputer yang sudah ada OS sebelumnya :
– Back-up data (is a must!!)
– Baca manual instalasi.
– Tulis informasi mengenai hardware (merk dan tipe), terutama VGA, LAN, Harddisk, SoundCard (if any). Untuk berjaga-jaga, jika OS yang akan diinstall tidak support dengan hardware yang dimiliki.
– Pada saat proses instalasi, baca perintah-perintah yang ada dengan cermat. Jika tidak mengerti, cari dikamus!! Untuk menghindari salah pengertian mengenai perintah/informasi yang ditulis.

Related Posts

Tags

Share This

1 Comment

  1. dwi

    masih kriwul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *